Demi nama keadilan
Akan kubawa nama itu di atas jantungku
Akan kukenang dalam darahku
Waktu pun akan membawanya dalam takdir
"Saat kita tenggelam dalam takdir kebencian"
"Gejolak keadilan akan tetap membakar cinta"
"Darah iblis dan manusia yang abadi"
"Seperti masa depan dalam ingatan".
Demi janji ku pada lautan
Akan kubuang sampah buruk dalam hati ku
Karang pun akan mendoakan ranjau dosa manusia
Bersama kekacauan atas bumi dan neraka
"Saat jiwa dan pikiran kita tersebar luas"
"Rasa kebencian itu perlahan menghilang"
"Meninggalkan kerusakan dalam dunia".
"Saat jiwa dan pikiran kita tersebar luas"
"Rasa kebencian itu perlahan menghilang"
"Meninggalkan kerusakan dalam dunia".
Demi dosaku pada langit
Saat malam tidak terasa dingin
Saat siang tidak terasa panas
Jika langit pun akan menolak para tahanan
Berdoalah kita pada Tuhan bukan setan
Berdoalah kita pada Tuhan bukan setan
"Saat dosa mendekat kepada kita"
"Seperti manusia yang tidak merasakan apapun"
"Semakin lama semakin dalam di hati kita".
Demi cinta ku pada Agama
Penjaga neraka pun akan menangis
Mendengar rintihan dosa para dewa
Dan perang pun akan di hapuskan dari surga
"Kita mengaku percaya kepada Tuhan"
"Seakan bayi menangis di hadapan iblis"
"Meninggalkan suara cinta dalam api abadi".
Demi rasa perdamaian
Manusia suci akan tertawa
Saat iblis membawa dosa
Tidak akan surga mendekat kepada kita
Para tahanan akan bernyanyi
Nyanyian lonceng kebebasan
"Saat perdamaian di kibarkan"
"Para Malaikat menunggu Penghakiman"
"Penghakiman seluruh manusia di Dunia".
Demi janji kita pada dunia
Kata rasis pun tidak akan terdengar lagi
Lagu kesedihan tidak akan mengiringi kematian
Manusia yang bahkan lebih buruk dari sampah
Suatu saat akan meminum darahnya
"Dunia tidak akan membohongi kita"
"Pembohongan rasa persaudaraan"
"Dan Rasis pun akan benar benar menghilang".
Aku berjanji pada Tuhan ku
Demi ciptaannya
Atas nama penghapusan dosa
Kita akan membawa perdamaian di atas kuburan saudara
Mimpi buruk akan segera terbangun
Tidak akan ada lagi kesakitan
"Aku bersumpah hanya ada satu Tuhanku"
"Yang menciptakan seluruh Dunia"
"Yang membawa perdamaian bagi Umatnya"
"Sampai titik darah terakhir kehidupan".
"Aku bersumpah hanya ada satu Tuhanku"
"Yang menciptakan seluruh Dunia"
"Yang membawa perdamaian bagi Umatnya"
"Sampai titik darah terakhir kehidupan".
SEGERALAH PERANG ITU KITA HAPUSKAN SEJARAHNYA DALAM DUNIA,KITA SAUDARA YANG SALING BERSUMPAH,SELAMANYA KITA AKAN MENGIBARKAN BENDERA KEBEBASAN,DAN SEGERA BERDAMAI DENGAN PARA IBLIS DUNIA
Oleh: Muhammad Uki

Tidak ada komentar:
Posting Komentar