Kamis, 29 Desember 2011

LAST STAND

   Serangan tanpa henti yang diluncurkan musuh menandakan awal perubahan yang tidak meyakinkan, Pasukan tanpa takut mati terus maju membawa semangat pertempuran demi membawa nama baik keluarganya. Pasukan bertahan masih berdiri tegak sama tinggi menerima serangan para pembunuh yang tanpa rasa kasihan. Tidak ada yang berfikir tentang pasukan yang terluka, setiap ada yang kalah langsung digantikan dengan yang baru. Suara tembakkan terus memenuhi babak penentuan tanpa batas yang tidak terikat oleh takdir. Semua yang terlibat tanpa berkedip ikut menyaksikan keburukan manusia yang saling menghancurkan demi mendapatkan nama tertinggi itu.

   Bagai Anjing yang tidak melepas mangsanya, manusia terus mengejar, mengejar setiap detak jantung yang terdengar. Satu persatu bola mata berjatuhan, darah yang keluar dari dalam matanya seakan membanjiri tanda kekuasaan pemenang. Saksi bisu yang tak dapat merasakan sakitnya kehilangan, senjata terus menyerbu tanpa arah dan tujuan. Semakin lama rasa takut itu muncul, maka semakin kehilangan arah para mata senjata itu. Kendaraan besi yang bertempur tanpa lelah tak akan hancur disapu hantaman anak panah, puluhan pasukan kuda tanpa rasa menyerah tak akan hancur oleh ratusan anak panah yang diluncurkan bersamaan. Tekad hidup hanyalah sedikit pilihan bagi mereka yang tidak takut akan kematian, terus melangkah dengan kaki - kaki rapuhnya beserta segenggam jiwa yang merasuki luka terdalam Manusia.

   Ranjau dosa yang tertanam sejak dulu, tanpa sengaja diinjak tak akan menghancurkan segalanya. Anak perempuan yang tak tau arti pertempuran, terus saja menyapu sisa - sisa tulang Ibunya. Perlindungan yang tidak akan tertembus saat pasukan bertahan menggunakan keyakinannya untuk melindungi harga diri tertingi bangsa. Penyerang tanpa dosa akan terus bersuara sampai Kata hati mereka berhenti tertawa. Air, darat maupun udara terus menyerang, seperti kiamat kecil yang terjadi dalam kehinaan makhluk Tuhan.

   Tembakan Api dibalik Perisai Keyakinan yang akan memenangkan segalanya. Dengan duri di depan penghalang penyerangan, tak akan mampu takdir menginjakkan kaki diatasnya. Penyerang yang semakin bingung menggunakan seribu cara dari 10 kesempatan untuk memutar keadaan, dengan berdoa mereka percaya akan bantuan pasukan Tuhan. Yang akan membawa sebuah kemenangan manis untuk semua pejuang.

   Tombak pun akan menghujani seluruh benteng pertahanan, pertahanan yang akan hancur dengan keyakinan yang tanpa dilandasi Doa. Tuhan mengubah takdir Manusia dengan mudah, tak ada yang menang namun ada yang kalah. Pertahanan yang rapuh semakin menyerah pada keyakinannya sendiri. Tanpa rasa kesombongan mereka memohon ampun kepada Tuhannya. Perdamaian yang diperjuangkan penyerang dengan Doa dan usaha, lebih kuat daripada tekad tanpa Tuhan. Walaupun tak ada yang menang namun tujuan akhir penyadaran akhirnya terpenuhi. Lambang suci perdamaian berkibar di atas Rantai penuh Ranjau.

Selasa, 20 Desember 2011

Hadiah Untuk Kebencian

   Tatapan mata kosong yang selalu manusia berikan, tak berbeda dengan kebusukan gila dalam hatinya. Tak ada yang tau pikiran manusia, dan tak ada yang tau keinginan hatinya. Kemarahan yang tak berujung, yang manusia bawa sambil berlari. Berlari mengitari kuburan keluarganya sendiri. Andai saja kau bisa menahan rasa benci mu di masa lalu. Pasti kata balas dendam akan menjadi slogan palsu dalam mulutmu. Perjuangan abadi mu yang terlupakan, hangus dimakan rasa kebencian yang mendalam. Kau hidup dalam kesengsaraan tak bernyawa, terus terbang membawa dosa dari langit tertinggi.

   Apa yang akan kau terima dengan kebencianmu manusia ?. Hanya kepalsuan dan kesedihan di akhir perjalananmu. Bahkan kau tidak akan sempat berjalan, tanpa menghiraukan takdir Tuhan kau mungkin terbungkam. Rasa yang mencairkan hati beningmu telah hilang, terhapuskan rasa amarah sesaat. Kau adalah orang yang paling merugi, lebih rugi dari babi yang terjepit kakinya sendiri.

   Kegilaan apa yang terus menuntunmu. Kau tidak pernah tenang menjalani tahap akhir permasalahanmu, selalu saja kau serahkan kepada iblis yang paling hina. Cobalah berpikir apa yang akan kau dapat, tanpa melihat sisi buruk di masa lalu. Tak ada yang abadi di dunia, begitu pun rasa kebencian yang kau paksakan dalam takdirmu. Kau akan mati dalam keadaan yang tidak menyenangkan, di kelilingi orang yang menolak keberadaanmu. Tak ada seorangpun mau mendoakan kesedihan terdalammu. Semua akan pergi dalam ingatan tanpa arah di hatimu.

   Melangkahlah kau sebelum orang di sampingmu melangkahimu. Tunjukanlah perjuangan tanpa akhir yang kau tegakkan. Perasaan duka atas kesengsaraan orang yang di bawahmu. Terus menyatu dengan kemarahan dalam darahmu. Kau akan mendapat kekosongan abadi, jalan tanpa arah, hidup tanpa teman, dan mati tanpa amal, jika kau mengandalkan nafsu iblismu. Keparat tak berharga bagaikan penjual narkoba yang terinjak. Mendapat keuntungan sekejap namun rugi selamanya.

  Yakinlah langit akan membantumu, membantu untuk menjadikanmu seorang yang lebih baik. Kebencian 1 tahun yang kau lakukan, akan terhapus dengan kebaikanmu 1 hari. Suatu saat kau harus mengerti, kehidupan di langit tak pernah tetap. Bagaikan awan yang terpecah, kau harus mampu mengendalikan hatimu. Tetaplah tegak di mata orang lain, dengan begitu kau akan di hormati. Bukan tentang kekuasaan maupun derajat, tapi sifat terhormat yang akan kau berikan. Tak akan rugi kau diam menghadapi iblis. Tuhan sudah memilih jalanmu, tapi kau bisa mengubahnya.

   Pasir yang membentuk sebuah ingatan. Walau tak berharga namun tetap jadi pilihan. Tragedi dunia yang penuh dosa kepada langit, ampunan tak akan berhenti kepada yang mau percaya. Dan ingatlah manusia, kesabaran adalah senjatamu saat hatimu di lukai. Jangan pernah kau katakan balas dendam di hadapan saudaramu. Karena kau bisa kehilangan apa yang harusnya kau dapatkan.
TERUSLAH BERLARI MEMBAWA HARAPAN TANPA KEBENCIAN DI MASA LALU, DAN KAU TAK AKAN MERUGI.

Sahabat Dan Kenangan

Masa lalu yang pernah aku hadapi, tak terasa begitu mudah kulewati. Semua cita - cita dan harapan masa kecil ku, seakan terus membekas di dalam jiwaku. Esok hari yang tak pernah cerah akan terus mengikuti perjalanan indahku, penuh tawa dan kebencian namun itu mengasyikan. Sesuatu yang akan terus membuatku hidup dan mau bermimpi. Sesuatu yang bisa memegang hatiku saat aku terbawa dalam ingatan gelap. Tanpa dirinya itu hidupku tanpa kedamaian, dan itulah engkau SAHABATKU.

Engkau tau kalau aku tak sempurna, kau pun juga tau kalau aku orang yang tidak berguna. Namun kau tetap menjagaku, menolong arahku saat aku tersesat. Saat jiwaku hancur, seaakan kau juga merasakannya. Bersama kenangan indah kita, keburukan masa lalu masih teringat di pikiranku. Sahabatku seperti obat penenang jiwaku yang penuh kegilaan. Aku pun selalu berharap kita tidak akan terpisah, menjadi sepasang teman yang selalu bersama. Tak akan pernah aku merusak persahabatan kita.

Apa kau masih ingat sahabat, saat kita mengejar bayangan bersama. Saat kita saling mengajari berbagai rasa persaudaraan. Aku ingin mengulang waktu itu bersamamu, aku merindukan tangisan kecil mu, dengan senyum lebar yang membuatku tertawa. Harusnya waktu jangan cepat berlalu, aku ingin bermain lagi bersamamu, bermain lonceng masa lalu yang tak akan terulang . Kita memang pernah saling membenci, namun pada akhirnya kita tidak akan terbagi. Kenangan itu tidak akan pernah terlelap dalam jiwaku, aku yakin kita akan kembali lagi seperti dulu. SUATU HARI NANTI

Mati dalam kenangan yang tak terlupakan adalah tekad terakhirku untukmu. Berjalan di kesendirian bersama kehampaan, namun dirimu akan selalu datang membawa harapan cinta itu. Walau akan datang 1000 teman baru untukku, engkau tetap yang pertama di hatiku Sahabat. Aku rela membuang semua cintaku kepada seseorang untuk aku tukar dengan keabadian persahabatan kita. Yang akan bertahan walau kita tenggelam, akan sehati walau kita akan mati dan akan terjaga walau pasti datang masa tua.

Aku berdoa kepada Tuhanku, demi seluruh kenangan kami, aku mohon jangan pernah pisahkan aku dengan sahabatku, jangan pernah hancurkan kenanganku. Bersama tulang - tulangku aku ingin dia tau, kalau aku sudah menganggap dia sebagai keluargaku. Kucoba untuk melepasmu saat kau melepasku, kucoba menangisimu saat kau menghantammku. Agar kau tau perjuanganku untuk menjaga persahabatan ini. Dan kaulah alasanku mau hidup di Dunia ini.

"Aku akan selalu mengingatmu, walau di langit tertinggi nanti "

Puisi "Rantai Besar Yang Terluka"

Rantai Besar Yang Terluka

#SEBUAH PUISI UNTUK PEMERINTAH YANG LAGI GALAU DAN BETE.


Air mata yang mengalir di wajah sang garuda
Tanpa harap yang indah untuk tertawa
Bersama mimpi untuk merdeka
Bersama satu untuk bersaudara
Mengenang perjuangan bangsa di masa muda
Seperti berayun di tengah bara api neraka
Tak pernah indah meski tertawa

Ingatan kesucian tanpa harta
Ingatan kebencian tanpa cinta
Haruskah Rakyat berhenti berharap
Mengharapkan keadilan yang tidak pernah ada
Mungkinkah hati para hakim itu Buta
Lebih buta dari seekor anjing yang terluka
Hingga korupsi bisa merajalela
Para koruptor menari dengan suka ria
Di atas penderitaan Rakyat jelata

Bajingan itu kau koruptor tak berharga

Tanpa hati kau merusak bangsa
Menghancurkan seluruh generasi penuh harapan
Anak anak yang tidak pernah mengerti perzinaan
Terus terdiam melihat aksi Pendusta
Prajurit Politik pun tak bernyawa
Hanya mementingkan jabatan daripada kehidupan
Terus saja mereka bisa berkuasa
Tanpa pernah menangisi akibat dustanya
Dan haruskah Rakyat membela
Membela pada akhirnya di penjara
Penjara sampah yang penuh bangkai dosa

Demi kemarahan tanpa kata - kata

Di manakah negaraku yang penuh rasa bangga
Negara yang selalu mementingkan keluarga
Bukan harta ataupun mobil duka
Aku ingin benderaku di atas rantai cinta
Tanpa ada rasa berbeda dan terluka
Rakyat yang tidak akan diam melihat kehancuran
Kehancuran yang diciptakan anak bangsa

Anak muda pecundang yang penuh Dosa
Dosa narkoba dan kepuasan zina nya
Apa Pengorbanan itu yang kau harapkan
Kematian adalah hal terindah untuk dirinya
Tak ada gading yang tak luka
Rantai hidup yang tidak sempurna
Selama rakyat bersatu akan tetap terbawa
Dalam perdamaian cinta yang terlelap.



COVER

Minggu, 18 Desember 2011

Hitam Putih Hidupmu

    Matahari yang tenggelam di sebelah barat, melambangkan kekekalan abadi suatu peristiwa. Ombak yang terdengar deras seakan mengajak karang karang bernyanyi. Waktu dan keajaiban sama halnya dengan kekekalan dan suara hati alam dunia. Hal yang juga tidak pernah terduga dalam setiap hati manusia, namun dapat dirasakan mengaliri darahnya. Api yang menerangi jalan kegelapan tak akan pernah mampu memadamkan hitam gelapnya jiwa dalam manusia. Mimpi tanpa akhir dan keyakinan merupakan harapan manusia dalam menghapuskan hitamnya kegelapan.

   Saat putih salju menumpuk seperti bukit, dan akan terus meninggi menuju langit. Akankah keajaiban seperti itu akan datang kepada jiwa yang tenang, maka dengarkanlah alunan takdir dalam jiwa. Alunan keinginan tanpa batas dan permasalahan yang tanpa tuntas menghampiri jiwa jiwa buruk kalian, kalian yang tidak pernah beruntung dalam hidupmu. Rambut rambut yang mulai memutih, menunjukan takdir usia yang tidak akan lama. Menuntun perjuangan mereka dalam menjalani kehidupan seperti neraka. Hitungan detak jantung semakin cepat, mesin secanggih apapun tak akan bisa memperlambatnya. Itukah yang disebut dengan perjuangan tanpa batas ?.

    Dalam keadaan apapun manusia tidak akan bisa diam, diam melihat keburukan tetangganya yang semena mena. Tatkala air mata jatuh di bawah tetesan embun persaudaraan, dan itulah saat paling indah dirimu bersamanya. Putih keindahan yang menghampirimu, seindah berbaring di atas rumput duri yang menari. Menari meratapi kebijakan dusta para pendusta negara. Bantu aku teman, bantu aku merubah hatinya, hatinya yang bahkan tidak mampu di bekukan matahari saat dingin. Kumohon pula dirinya mengerti, aku tidak akan pernah bisa bertahan tanpa goresan senyum dari kegelapan hatimu. Hitam dan putih akan tetap bersama, kekuatan tekad yang lebih kuat dari perasaan Romeo dan Juliet. Maka teruslah kau berlari teman.

   Aku ingin bertanya kepadamu, Sudahkah kamu mengirimkan surat kepada saudaramu yang ada di langit. Apakah kamu tidak ingin tau kabarnya disana ? . Ingatlah teman, langit itu hitam saat kau berhenti tertawa, langit pun akan menangis bersamamu. Tunjukkanlah kekuranganmu pada kekasihmu, agar engkau tau apakah dia mau menerima mu atau tidak. Sekalipun nanti kamu gagal di cintai orang yang kamu suka sebanyak 150 kali, jangan pernah kau menyebut putus asa. Putus asa hanya untuk keparat yang mati wahai temanku. Serahkanlah semuanya pada Tuhan.

Sore hari ayam berkokok, mengakhiri semua aktivitas Manusia. Harusnya waktu luang dalam hidup Manusia digunakan sebaik baiknya. Karena dalam kehidupan waktu hanya ada 2 pilihan :
1.Waktu yang mengatur dan mengubah kita

atau

2.kita yang mengatur dan merubah waktu.

Semuanya tidak akan berakhir sia - sia jika kau percaya, percaya pada kesucian keheningan malam. Putih hatimu beserta hitam cintanya akan bersatu, membentuk takdir sayang yang sebesar langit.
Dan kau harus percaya.

Ini bukan akhir dan juga bukan awal, namun inilah yang sedang kau alami. Janji cinta itu palsu, sepalsu omongan para pengecut yang berlari dan menari. Jadikanlah hidupmu seperti kartu teman, keluarkanlah kartu As mu disaat akhir. Memang kau akan mudah dibalik, tapi bukan itu yang akan menghancurkan ingatan mu. Sewaktu kau kalah, janganlah kau berjalan menjauhinya, tapi berlarilah sambil melupakannya. Aku memang menyukai seseorang, seseorang yang menjadi inspirasiku dalam menulis. Namun aku tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku kepadanya.

   Akan aku persembahkan semua pikiranku untuknya, agar dia tau kalau aku juga bisa menjadi kebanggaannya. Genggamlah tanganku jika kau akan menolakku, dan jatuhkan tubuhku jika kau menerimaku. Karena itulah ibarat perjuangan yang aku rela lakukan untuknya. Semua akan berdiri tegak di akhir, dan aku sadari itu.

Kamis, 15 Desember 2011

Cahaya Yang Tidak Akan Padam

   Air hujan yang terus menetes di setiap detik, membawa sebuah perubahan berarti untuk Dunia. Dunia yang selalu mempersatukan perbedaan, dalam ingatan cinta dan perdamaian. Tak ada kata putus asa dalam perjuangan membela Negara. Semua sampah buruk dalam Negara harus di buang jauh, sampai semuanya terhapus dalam ingatan. Bukankah korupsi itu Dosa, bukankah hakim suap itu lebih buruk dari banci ??. Tak ada yang tau persis alasan perbuatan buruk beberapa komponen negara tersebut.

  Selalu percaya pada takdir, untuk mencapai Rakyat yang bersatu. Mempersatukan segala kemungkinan yang akan terjadi. Undang Undang harusnya menjadi hukum yang paling indah untuk mentertibkan Negara. Pengamen dan pengemis harus di selamatkan. Jauh dari penderitaan yang mereka alami, harusnya Negara lebih mementingkan Rakyat kecilnya. Cahaya yang menyinari wajah wajah polos gelandangan di pinggir jalan. Bagaikan sebuah harapan kecil untuk kebebasan. Selalu menemani mereka dalam perjuangan. Andai hari ini lebih indah dari kemarin, apakah kamu mau berjanji akan mengubah kehidupan mu ?. Percayalah kalian pada keajaiban Dunia. Dan ketika presiden dan Menteri nya menangis, katakanlah pada mereka untuk percaya pada keajaiban, keajaiban yang selalu ada bersama Tuhan. Detik detik tanpa henti yang selalu menemani kesepian. Saat itulah kau harus berdoa pada Tuhan mu, dalam keheningan malam yang suci.

  Andai saja tidak ada kejahatan dan kesombongan di dunia . Jika saja para keparat tidak pernah dilahirkan bersama keburukkannya. Keindahan antara aku dan kamu tidak akan terpisahkan lagi. Meskipun ada yang berkata pada ayahnya jika dia berbeda, namun aku akan terus menyembunyikan perbedaan ku. Agar suatu saat menjadi kebanggaan ku sendiri untuk melangkah lebih baik .

Air hujan yang terus menetes di setiap detik, membawa sebuah perubahan berarti untuk Dunia. Dunia yang selalu mempersatukan perbedaan, dalam ingatan cinta dan perdamaian. Tak ada kata putus asa dalam perjuangan membela Negara. Semua sampah buruk dalam Negara harus di buang jauh, sampai semuanya terhapus dalam ingatan. Bukankah korupsi itu Dosa, bukankah hakim suap itu lebih buruk dari banci ??. Tak ada yang tau persis alasan perbuatan buruk beberapa komponen negara tersebut.

   Selalu percaya pada takdir, untuk mencapai Rakyat yang bersatu. Mempersatukan segala kemungkinan yang akan terjadi. Undang Undang harusnya menjadi hukum yang paling indah untuk mentertibkan Negara. Pengamen dan pengemis harus di selamatkan. Jauh dari penderitaan yang mereka alami, harusnya Negara lebih mementingkan Rakyat kecilnya. Cahaya yang menyinari wajah wajah polos gelandangan di pinggir jalan. Bagaikan sebuah harapan kecil untuk kebebasan. Selalu menemani mereka dalam perjuangan. Andai hari ini lebih indah dari kemarin, apakah kamu mau berjanji akan mengubah kehidupan mu ?. Percayalah kalian pada keajaiban Dunia. Dan ketika presiden dan Menteri nya menangis, katakanlah pada mereka untuk percaya pada keajaiban, keajaiban yang selalu ada bersama Tuhan. Detik detik tanpa henti yang selalu menemani kesepian. Saat itulah kau harus berdoa pada Tuhan mu, dalam keheningan malam yang suci.

  Andai saja tidak ada kejahatan dan kesombongan di dunia . Jika saja para keparat tidak pernah dilahirkan bersama keburukkannya. Keindahan antara aku dan kamu tidak akan terpisahkan lagi. Meskipun ada yang berkata pada ayahnya jika dia berbeda, namun aku akan terus menyembunyikan perbedaan ku. Agar suatu saat menjadi kebanggaan ku sendiri untuk melangkah lebih baik .

  Kematian adalah kegelapan dan amal baik adalah cahaya nya. Kebencian adalah kegelapan dan persaudaraan adalah cahaya nya. Cahaya yang tidak akan pernah padam dalam kehidupan semesta alam. Beserta janji cinta kepada orang yang kita cintai. Andaikan kau tau perasaanku kepadamu, apakah suatu hari nanti kau bisa menjadi yang terakhir untukku. Menjalani semua rasa sedih dan marah dalam hidup ku.

  Dan pada akhirnya akan kembali pada takdir yang abadi. Bukti kebenaran yang tak pernah terucap dan selalu menjadi rahasia untuk semua Manusia. Masa depan yang membawa kehancuran dari semua sisi, sisi dalam dan luar jiwa kita. Kesadaran akan kegilaan membutakan cahaya ingatan. Perjuangan kebaikan akan terus abadi bersama tulang rapuh kita. Amal kita tidak akan terputus selama kita menabung untuk akhirat.

"Percayalah engkau saudaraku, dan kepercayaan mu akan membawa kebahagiaan untuk orang lain."

Goresan Keadilan

   Angin di musim hujan begitu terasa dingin di kulitku, selalu menusuk seluruh tulangku. Aku selalu duduk di atas tempat tidurku, sambil memikirkan semua kesedihan yang terus menghantui semua orang. Apa mungkin Tuhan sudah benar membenci kita karena semua perbuatan hina yang kita lakukan. Selalu saja kebingungan ingin merasuki kepalaku.

  Aku sadar diriku tidak akan bisa mengubah dunia ini. Mungkin aku ini 1 dari seratus juta orang yang sama sama mempunyai mimpi untuk mengubah dunia ini. Aku sampai tertawa saat melihat wajahku di kaca. Yang aku lihat hanya wajahku yang tak akan pernah indah dilihat orang lain. Apa memang aku salah dilahirkan di dunia ini, untuk apa juga aku hidup. Semua pertanyaan itu selalu mendengung di otak ku.

  Cahaya keadilan yang kucari selama ini tidak pernah terlihat di mataku. Aku merasa tidak pernah ada perlakuan sama kepada diriku. Apa mungkin menghargai orang lain adalah hal yang harus aku lakukan. Misteri keadilan yang membuat hatiku bergetar jika mendengarnya. Seperti halnya api kebencian yang selalu membuat takut para masyarakat cinta damai, semua perasaan bingung ini seakan ingin memecah otak ku. Tanganku terasa sakit jika ingin menulis sebuah karya yang indah dengan darah yang aku gunakan sebagai tintanya.

  Arti hidup yang sesungguhnya tidak pernah aku bayangkan. Para pembunuh seakan menjadikan korbannya sebagai boneka yang sudah tidak berguna. Para keparat korupsi sama saja hinanya dengan perempuan yang berbuat zina di depan anak anak yang tidak tau apa apa. Memang begitulah tragedi kebodohan dan kebusukan yang ada di pikiran Manusia.

   Aku mulai berjalan menuju ke pintu rumahku setelah lama hatiku terasa kosong dalam kamarku. Kubuka lebar - lebar cahaya penantian yang ada di luar sana. Aku terkejut kagum saat melihat seorang anak membantu ibunya membawa kayu kayu bakar yang berat. Keadilan apa yang akan menuntun anak itu menuju dunia yang penuh kebusukan ini. Anak itu bisa saja menjadi ujung tombak yang tajam, dia bisa melukai dan dia juga bisa melindungi. Tekad yang membuat seseorang bisa seperti itu hanya rasa cintanya kepada orang yang benar - benar ia sayangi. Lembaran hidup seperti halnya kertas putih, jika perbuatan kita baik, kita juga akan seperti menulis kata - kata yang terlihat rapi di mata orang lain. Dan juga kebalikannya, jika perbuatan kita busuk, sama halnya kita mencoret kertas itu dengan garis - garis yang tidak beraturan.

   Betapa sedihnya para manusia yang selalu merugi dalam hidupnya. Pemimpin negara seperti tidak tau keadilan. Mereka seperti bermain sinetron, jika dibayar dia juga akan mau ber akting. Keparat itu seperti hanya ingin kekuasaan yang tidak berguna dalam hidupnya. Dia hanya dekat pada Rakyatnya saat dia butuh kepercayaan mereka. Dan setelah dia memimpin, semua kepercayaan itu tidak dia hiraukan. Apa kita pantas menyebut dia Manusia, sedangkan saat dia kaya tidak pernah tidur sama rendah dengan Rakyatnya.

   Aku ingin keadilan itu hidup. Aku ingin tidak ada lagi kebencian. Semua rasa sakit ini seakan ingin melubangi jantungku. Mungkin aku tidak punya apa - apa dalam hidupku. Tapi aku yakin suatu saat semua orang akan sejajar bersama dengan rasa bangga di hatinya karena perbuatan baik yang dia lakukan.

  Dan untuk kalian para pengecut dan pendendam. Aku ingin tulang kalian diratakan suatu hari nanti, dengan perasaan menyesal di hati kalian. Kalian tidak pernah menciptakan keadilan dan terus saja berbuat kejahatan. Aku rela mempersembahkan satu detak jantungku kepada orang orang yang menjadi korban kejahatan, agar bisa melihat orang yang ia cintai walau hanya 1 detik. Dan inilah tekad ku. Aku akan terus hidup, dan hidupku untuk mencari keadilan, dan keadilan akan membawaku kepada Tuhanku. Walau dunia ini penuh kebohongan, jangan lah dirimu membohongi dunia. Karena kehidupan abadi akan ada di Surga nanti.

KEADILAN TIDAK AKAN PERNAH RUNTUH DARI DUNIA.


Senin, 05 Desember 2011

Akhir Kehidupan (LOVE FAITH)

   Malam Malam bertabur kesunyian, dengan bintang di atasnya seakan menangisi kebencian. Anjing berlari melompati harapan, harapan kematian yang terkubur oleh bebatuan. Melihat seribu awan di langit, namun hanya ada api kekosongan. Dunia harusnya marah melihat tingkah kebusukan manusia, yang bukan hewan namun pantas dipanggil hewan. Akankah Takdir kehidupan ini berakhir. Seperti darah yang terus mengalir tanpa arah. Kesunyian ini membuatku buta, Aku tidak bisa melihat, Aku juga tidak bisa mendengar, seperti kelelawar yang terbang di Siang hari. Hatiku hanya terdiam, menanti akhir Takdir yang membosankan.

    Demi segenggam Jantungku. Aku akan mengubur Dunia, di dalam Kebebasan dan Keadilan. Ingin Aku melihat Kegilaan pemerintah, yang menganggap darah sebagai sampah. Tanpa rasa kesedihan, ingin Aku membutakan mataku, jika Aku hidup hanya melihat kebusukan Dosa. Rantai kebencian terus menghantui manusia, namun saat kunci Surga mereka dengarkan, mereka hanya terdiam melihat kebesaran takdir Tuhan.
Neraka terus mengikuti arah tujuan Manusia, yang tidak mengenal maaf dan dosa. Kebohongan amal seperti kebusukan Pemerintah. Pemerintah yang tidak bisa mengerti kebutuhan Rakyatnya. Dalam mimpi ku, aku bertanya "Untuk apa aku hidup?". Beberapa saat Setan datang kepadaku dan menjawab "Kau hidup untuk mati,dan matimu untuk mengisi neraka bersamaku". Mendengar itu hatiku terpaku, serasa es yang menyentuh jantung jantungku. Tapi di akhir Aku percaya, bahwa hanya Tuhan yang menentukan hidupku. Aku berserah diri kepada Takdir baik Tuhan. Di malam yang dingin ini Aku berdoa

Ya Tuhanku. . .
Demi seluruh makhluk ciptaanmu.
Tenangkanlah rasa ketakutan di hatiku.
Buanglah semua kebencian di hidupku.
Seperti engkau membuang pergi nyawa keluargaku.

Ya Tuhanku. . .
Akan Aku jalankan Ibadah kepadamu.
Ibadah yang hanya mengharapkan Ridho mu.
Berikan Aku rasa kebebasan dan keadilan.
Agar tujuanku menghapus rasis di Dunia bisa terpenuhi.
Masyarakat cinta dami itu bukanlah yang Aku harapkan.
Walau Damai, namun di hati mereka, perang telah mengalahkannya.

Ya Tuhanku Yang Maha Esa. . .
Aku ingin bertanya satu hal.
Bagaimana kabar Nenek ku yang telah engkau ambil.
Bawalah Aku bersamanya di Langit tertinggi.
Semoga akan menjadi keinginan akhirku di dunia.


Selesai membacanya, aku terus terdiam, menanti matahari pagi yang mencerahkan semua kebusukan. Dan akan Aku mulai awal yang baru di Hatiku. Bersama kenangan indah bersama dirinya. LOVE FAITH dalam hatiku. Dan aku akan berjanji menemuimu, di tempat yang lebih tinggi lagi. Aku akan terus mendoakanmu.

SALAM KEBEBASAN UNTUKMU
"Nenekku"


Sabtu, 03 Desember 2011

MASA DEPAN KESEDIHAN


    Pada tahun 2023 akan muncul seorang Anak laki laki yang mempunyai pandangan tentang kehancuran masa depan. Hari dimana tidak ada kebebasan, hari dimana tanpa hukum dan hari itu adalah hari yang kelam untuk Pemerintah Dunia. Tapi saat hari yang gelap itu datang, akan ada seseorang yang membawa sepucuk cahaya perdamaian. Lalu ia akan berdiri di antara mayat mayat yang bergelimpangan, dan dia akan berkata "Kegelapan seperti halnya Kecerahan, Keadilan sama halnya dengan Kejahatan. Suatu yang berawal harur segera diakhiri. Dunia ini sudah tidak ada lagi, maka akan ku akhiri semuanya."

      Setelah perkataan itu, semua orang mengangkat senjata mereka, dan mereka membunuh semua orang yang di bencinya, sambil mengangkat kepala korbannya dan berkat " Inilah kebencian ku, di masa lalu dia meremehkan ku, menghinaku dan menganggapku sebagai peliharaan mereka. Sekarang kuanggap ini lunas dengan bayaran 2 kelopak matamu dan segenggam jantung mu". Para Pembunuh itu sebenarnya mengangkat kepala seorang Pemimpin Negara yang tidak pernah memberikan keadilan kepada mereka. Dan para Manusia yang tidak bisa membunuh terus saja berlari dengan membawa batu nisan Keluarga mereka, sambil menangis dan mengeluarkan darah dari mulutnya karena rasa takut mereka akan mati. Anak anak kecil pada saat itu hanya terdiam, sambil melihat perbuatan jahanam itu. Lalu mereka mengangkat palu yang mereka gunakan untuk mengkikis tiang kesejahteraan di rumah mereka dan berkata "Untuk apa aku dilahirkan, sedangkan nanti aku akan dibunuh. Untuk apa aku tinggal di rumah ini, sedangkan rumah ini nantinya akan menguburku. Lihatlah dunia, mimpi buruk ini akan segera berakhir, dengan kepala tegak untuk para tahanan kebebasan".

    Darah saat itu menjadi penghilang haus yang terakhir, tulang tulang mereka gunakan untuk membangun rumah kecil sebagai tempat tinggal. Kesedihan yang dialami sudah tidak bisa dicegah lagi, air mata bercampur darah terus mengalir. Keadilan dan Kejahatan itu sama saja. Sepucuk cahaya itu hanya sekejap menerangi kegelapan Dunia. Tapi saat semua suara telah menghilang, akan muncul seorang wanita yang sangat cantik, dia adalah anak yang terakhir dilahirkan di dunia. Orang tuanya saat itu bersembunyi di sebuah sumur, lalu ayahnya terus melindungi anak itu dengan jantung yang tidak bisa berdetak lagi. Anak perempuan itu hanya bisa menangis di balik mata indahnya yang bersinar. Kemudian matahari mulai muncul dari balik sumur itu. Cahaya terakhir yang membawa semua impian manusia. Perempuan itu berkata "Cahaya ini kugunakan untuk menerangi jalan kalian, semua senyum harapan akan kembali lagi, dan hari ini kegelapan akan musnah". Semua wajah berseri seri terus menerangi dunia. Para pembunuh meletakkan semua senjatanya dan mulai menaruh kepala yang dia bawa tadi. Tangisan darah itu mulai berhenti. Dan akhirnya akan hanya ada kecerahan di Bumi ini.

    Namun, Anak laki laki yang membawa sepucuk cahaya tadi mengatakan bahwa anak perempuan itu adalah seorang pendusta dan munafik. Dia akhirnya menusuk perempuan itu dengan trisula yang telah diasahnya. Para orang kejam itu juga ikut melakukan hal tersebut dengan senjata mereka. Sebelum mati perempuan itu berkata "Kematian akan datang kepada kalian, tanah ini akan menelan semua yang ada diatasnya, matahari akan diturunkan di atas kepala kalian. Rasakanlah manusia, kalian yang tidak pernah menyembah Tuhan akan mengalami mimpi terburuk yang belum pernah kalian alami, dan hanya orang beriman yang bisa bahagia selamanya. Beberapa detik kemudian, tanah mulai retak, gunung mengeluarkan semua isinya, lautan seakan ingin mengubur semuanya. Para manusia berlari ketakutan, dengan rasa kemarahan mereka membunuh keluarganya sendiri. Agar mereka selamat dari kehancuran Dunia saat itu. Air mata terus menggenangi telapak kaki. Darah pun mengubur semua harapan manusia. Dan tanah juga menenggelamkan jiwanya. Namun, akan ada umat manusia yang berdiri tegak. Yaitu Umat yang percaya akan kekuasaan Tuhannya. Lalu Dunia beserta alam semesta akan hancur. Dengan menyisakan penyesalan dan kesedihan.


Oleh : Muhammad Uki

Rasisme Di Dunia


           Arti Rasisme menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sebagai paham atau golongan yang menerapkan penggolongan atau pembedaan ciri ciri fisik (seperti warna kulit) dalam masyarakat. Rasisme bisa diartikan juga sebagai paham yang mendiskriminasi Suku,Agama,Ras (SARA),golongan atau ciri ciri fisik tertentu untuk suatu tujuan. Rasisme selalu menganggap suatu Ras / golongan tertentu lebih unggul,hebat maupun lebih tinggi derajatnya daripada Ras / golongan yang lain. Rasisme di Dunia juga sudah sampai ke tingkat SARA (Suku,Agama,Ras). Rasisme tidak hanya terjadi di dunia politik ataupun ekonomi, namun juga dapat terjadi di dunia olahraga. Rasisme Selalu bertujuan untuk menghina dan menjatuhkan suatu Ras yang dianggapnya lebih rendah darinya. Biasanya dengan perkataan kasar dan menjelek jelekan suatu Ras itu.

            Lalu, mengapa di dunia ini Rasisme terus saja berkembang, sampai di bidang olahraga seperti Sepak Bola?. Jika hanya karena perbedaan kulit atau suku, harusnya itu bukan suatu permasalahan yang bisa menyebabkan permusuhan antar Suku tersebut. Orang yang Rasis itu memang Bajingan. Menganggap dirinya lebih unggul dari suatu Ras tertentu. Apakah mereka ingin menghina takdir Tuhan, karena Tuhan telah menciptakan manusia dengan berbagai Suku dan Bangsa agar tercipta persatuan dan persaudaraan yang erat bagi seluruh Manusia. Jika pun suatu Ras memiliki suatu kekurangan dari Ras lainnya, itu harusnya menjadi kebanggaan bagi diri mereka. Kekurangan yang diterima oleh Manusia bukanlah sebuah pilihan. Namun suatu Takdir Tuhan yang perlu kita syukuri. Tuhan pun juga sudah mengatur hidup Umatnya, sehingga dibalik kekurangan Umatnya, Tuhan juga sudah memberikan kelebihan bagi mereka. Kelebihan pun juga tidak boleh terlalu di banggakan, sehingga sampai menghina atau melecehkan orang yang dibawahnya.
           Rasisme memang seharusnya dihapuskan dari Dunia. Jangan sampai ada yang menyebut nama itu lagi. Dan saat Rasisme itu hilang, maka akan tersenyumlah semua Ras dan Suku bangsa di Dunia, dengan senyuman cinta yang akan mempersatukan Manusia. Hitam dan Putih tidak akan ada lagi masalah. Perbedaan akan menjadi mimpi terindah bagi seluruh Ras di Dunia ini.




#Dan katakan lah teman, kalau kita memang berbeda. Tapi jangan pernah kau berkata kalau kita bukan saudara. Semua hidup dalam cinta, bukan sebuah janji namun sebuah mimpi. Untuk kebebasan Dunia. ANTI RASISME adalah jiwa kami dan Orang yang masih Rasis itu memang bajingan Dunia.
SAY FIGHT TO RACISM !!!

comment