Jumat, 03 Februari 2012

Air Mata Bumi


  Kehidupan terus saja berganti, dari generasi ke generasi terus saja mengalami kemajuan. Para manusia cerdas seperti terus diciptakan Tuhan, penemuan - penemuan gila pun juga mulai ditemukan. Namun, pikiran dan teknologi yang maju tak mampu mengubah hati manusia untuk selalu mengingat sang pencipta. Manusia penuh penyesalan terus saja bekerja dan mencari - cari dunia sampai dia lupa amalan untuk akhiratnya. Dunia bagaikan ladang harta, manusia berlomba untuk mendapat kedudukan tertinggi. Tanpa mereka sadari, perbuatannya hanya akan menimbulkan kesedihan dan penyesalan di akhir hidupnya.

   Dunia ini begitu rusak, norma dan akhlak sudah tidak lagi berlaku untuk sebagian manusia. Agama pun juga sering dilupakan dan hanya menjadi sebuah cerita dari masa lalu. Para wanita yang tidak mengerti hukum agama adalah sumber dosanya dunia, membuat berbagai masalah dan menyebarkan perzinaan, zina mata dan zina hati. Tempat ibadah telah dijauhi, dan tempat yang tidak bermanfaat malah di dekati. Anak anak muda yang lupa agama terlihat menikmati hidup di dunianya, tapi mereka tidak sadar siksa apa yang akan mendatanginya. Padahal Tuhan telah memperingatkan kepada umatnya, untuk selalu beribadah dan meminta kepadanya. Kalau bertaubat saja tidak mau, bagaimana mereka bisa bilang mereka ingin surga. Semuanya butuh perjuangan dan pengorbanan, jika kau ingin bahagia di dunia, kau harus tau ilmunya, begitupun jika kau ingin bahagia di akhirat kau harus mengerti ilmunya. Kebaikan masih menunggu para pejuangnya, jangan sampai kita menjadi yang terakhir membelanya. Kematian kita pun tidak pernah terduga, bisa saja satu detik yang akan datang kita akan meninggal, semua itu adalah kehendak Tuhan.

  Jangan sampai kita terpengaruh dosa begitu jauh, orang jahat walaupun menang tapi dia kalah dalam hatinya. Mengingat Tuhan adalah salah satu cara meningkatkan akhlak kita, dengan begitu saat banyak permasalahan hanya Tuhan lah tempat kita meminta. Pohon dan patung itu tak bisa bicara, jangan pernah mengharapkan pertolongan darinya. Untuk apa juga kita ini memilh yang rendah padahal kita akan dapat yang lebih tinggi. Begitulah kehidupan manusia, mereka berlari mengejar dunia yang penuh lelucon dan pasti musnah, padahal kehidupan indah yang sebenarnya ada di surga. Kebaikan dan Keimanan kita harus ditingkatkan, tidak ada orang yang mengingat Tuhan akan menderita. Marilah kita ajarkan akhlak baik ke semua orang, berdakwah itu adalah sebuah perjuangan untuk mendapat Kekekalan abadi. Marilah untuk berusaha memahaminya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comment