Matahari yang tenggelam di sebelah barat, melambangkan kekekalan abadi suatu peristiwa. Ombak yang terdengar deras seakan mengajak karang karang bernyanyi. Waktu dan keajaiban sama halnya dengan kekekalan dan suara hati alam dunia. Hal yang juga tidak pernah terduga dalam setiap hati manusia, namun dapat dirasakan mengaliri darahnya. Api yang menerangi jalan kegelapan tak akan pernah mampu memadamkan hitam gelapnya jiwa dalam manusia. Mimpi tanpa akhir dan keyakinan merupakan harapan manusia dalam menghapuskan hitamnya kegelapan.
Saat putih salju menumpuk seperti bukit, dan akan terus meninggi menuju langit. Akankah keajaiban seperti itu akan datang kepada jiwa yang tenang, maka dengarkanlah alunan takdir dalam jiwa. Alunan keinginan tanpa batas dan permasalahan yang tanpa tuntas menghampiri jiwa jiwa buruk kalian, kalian yang tidak pernah beruntung dalam hidupmu. Rambut rambut yang mulai memutih, menunjukan takdir usia yang tidak akan lama. Menuntun perjuangan mereka dalam menjalani kehidupan seperti neraka. Hitungan detak jantung semakin cepat, mesin secanggih apapun tak akan bisa memperlambatnya. Itukah yang disebut dengan perjuangan tanpa batas ?.
Dalam keadaan apapun manusia tidak akan bisa diam, diam melihat keburukan tetangganya yang semena mena. Tatkala air mata jatuh di bawah tetesan embun persaudaraan, dan itulah saat paling indah dirimu bersamanya. Putih keindahan yang menghampirimu, seindah berbaring di atas rumput duri yang menari. Menari meratapi kebijakan dusta para pendusta negara. Bantu aku teman, bantu aku merubah hatinya, hatinya yang bahkan tidak mampu di bekukan matahari saat dingin. Kumohon pula dirinya mengerti, aku tidak akan pernah bisa bertahan tanpa goresan senyum dari kegelapan hatimu. Hitam dan putih akan tetap bersama, kekuatan tekad yang lebih kuat dari perasaan Romeo dan Juliet. Maka teruslah kau berlari teman.
Aku ingin bertanya kepadamu, Sudahkah kamu mengirimkan surat kepada saudaramu yang ada di langit. Apakah kamu tidak ingin tau kabarnya disana ? . Ingatlah teman, langit itu hitam saat kau berhenti tertawa, langit pun akan menangis bersamamu. Tunjukkanlah kekuranganmu pada kekasihmu, agar engkau tau apakah dia mau menerima mu atau tidak. Sekalipun nanti kamu gagal di cintai orang yang kamu suka sebanyak 150 kali, jangan pernah kau menyebut putus asa. Putus asa hanya untuk keparat yang mati wahai temanku. Serahkanlah semuanya pada Tuhan.
Sore hari ayam berkokok, mengakhiri semua aktivitas Manusia. Harusnya waktu luang dalam hidup Manusia digunakan sebaik baiknya. Karena dalam kehidupan waktu hanya ada 2 pilihan :
1.Waktu yang mengatur dan mengubah kita
atau
2.kita yang mengatur dan merubah waktu.
Semuanya tidak akan berakhir sia - sia jika kau percaya, percaya pada kesucian keheningan malam. Putih hatimu beserta hitam cintanya akan bersatu, membentuk takdir sayang yang sebesar langit.
Dan kau harus percaya.
Ini bukan akhir dan juga bukan awal, namun inilah yang sedang kau alami. Janji cinta itu palsu, sepalsu omongan para pengecut yang berlari dan menari. Jadikanlah hidupmu seperti kartu teman, keluarkanlah kartu As mu disaat akhir. Memang kau akan mudah dibalik, tapi bukan itu yang akan menghancurkan ingatan mu. Sewaktu kau kalah, janganlah kau berjalan menjauhinya, tapi berlarilah sambil melupakannya. Aku memang menyukai seseorang, seseorang yang menjadi inspirasiku dalam menulis. Namun aku tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku kepadanya.
Akan aku persembahkan semua pikiranku untuknya, agar dia tau kalau aku juga bisa menjadi kebanggaannya. Genggamlah tanganku jika kau akan menolakku, dan jatuhkan tubuhku jika kau menerimaku. Karena itulah ibarat perjuangan yang aku rela lakukan untuknya. Semua akan berdiri tegak di akhir, dan aku sadari itu.
Saat putih salju menumpuk seperti bukit, dan akan terus meninggi menuju langit. Akankah keajaiban seperti itu akan datang kepada jiwa yang tenang, maka dengarkanlah alunan takdir dalam jiwa. Alunan keinginan tanpa batas dan permasalahan yang tanpa tuntas menghampiri jiwa jiwa buruk kalian, kalian yang tidak pernah beruntung dalam hidupmu. Rambut rambut yang mulai memutih, menunjukan takdir usia yang tidak akan lama. Menuntun perjuangan mereka dalam menjalani kehidupan seperti neraka. Hitungan detak jantung semakin cepat, mesin secanggih apapun tak akan bisa memperlambatnya. Itukah yang disebut dengan perjuangan tanpa batas ?.
Dalam keadaan apapun manusia tidak akan bisa diam, diam melihat keburukan tetangganya yang semena mena. Tatkala air mata jatuh di bawah tetesan embun persaudaraan, dan itulah saat paling indah dirimu bersamanya. Putih keindahan yang menghampirimu, seindah berbaring di atas rumput duri yang menari. Menari meratapi kebijakan dusta para pendusta negara. Bantu aku teman, bantu aku merubah hatinya, hatinya yang bahkan tidak mampu di bekukan matahari saat dingin. Kumohon pula dirinya mengerti, aku tidak akan pernah bisa bertahan tanpa goresan senyum dari kegelapan hatimu. Hitam dan putih akan tetap bersama, kekuatan tekad yang lebih kuat dari perasaan Romeo dan Juliet. Maka teruslah kau berlari teman.
Aku ingin bertanya kepadamu, Sudahkah kamu mengirimkan surat kepada saudaramu yang ada di langit. Apakah kamu tidak ingin tau kabarnya disana ? . Ingatlah teman, langit itu hitam saat kau berhenti tertawa, langit pun akan menangis bersamamu. Tunjukkanlah kekuranganmu pada kekasihmu, agar engkau tau apakah dia mau menerima mu atau tidak. Sekalipun nanti kamu gagal di cintai orang yang kamu suka sebanyak 150 kali, jangan pernah kau menyebut putus asa. Putus asa hanya untuk keparat yang mati wahai temanku. Serahkanlah semuanya pada Tuhan.
Sore hari ayam berkokok, mengakhiri semua aktivitas Manusia. Harusnya waktu luang dalam hidup Manusia digunakan sebaik baiknya. Karena dalam kehidupan waktu hanya ada 2 pilihan :
1.Waktu yang mengatur dan mengubah kita
atau
2.kita yang mengatur dan merubah waktu.
Semuanya tidak akan berakhir sia - sia jika kau percaya, percaya pada kesucian keheningan malam. Putih hatimu beserta hitam cintanya akan bersatu, membentuk takdir sayang yang sebesar langit.
Dan kau harus percaya.
Ini bukan akhir dan juga bukan awal, namun inilah yang sedang kau alami. Janji cinta itu palsu, sepalsu omongan para pengecut yang berlari dan menari. Jadikanlah hidupmu seperti kartu teman, keluarkanlah kartu As mu disaat akhir. Memang kau akan mudah dibalik, tapi bukan itu yang akan menghancurkan ingatan mu. Sewaktu kau kalah, janganlah kau berjalan menjauhinya, tapi berlarilah sambil melupakannya. Aku memang menyukai seseorang, seseorang yang menjadi inspirasiku dalam menulis. Namun aku tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku kepadanya.
Akan aku persembahkan semua pikiranku untuknya, agar dia tau kalau aku juga bisa menjadi kebanggaannya. Genggamlah tanganku jika kau akan menolakku, dan jatuhkan tubuhku jika kau menerimaku. Karena itulah ibarat perjuangan yang aku rela lakukan untuknya. Semua akan berdiri tegak di akhir, dan aku sadari itu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar