Sabtu, 21 Januari 2012

Puisi "Serpihan Tanpa Putus Asa"

 Serpihan tanpa putus Asa

Jiwa tertanam tanpa bakat
Tak berakar ingin terpecah
Dalam malam aku bertakbir
Air mata yang tak terukir
Sunyi, Sesat dan tanpa arah

Aku hanya tamu sesaat
Tanpa pernah dihormati
Aku dihina. .
Aku diremehkan. .
Aku direndahkan. .
Dalam hati hanya terdiam
Bersabar tanpa keputus asaan

Wajah buruk kan terpandang
Tanpa sinar kan terucap
Pikiran murka akan dunia
Hilang sudah sakit dalam hati
Terbawa bersama angan terakhir

Aku ini Bodoh Tuhanku..
Aku ini Buruk Tuhanku..
Rasa sedih terkubur dalam nisan
Hanya berdoa menghadap sang Ilahi

Bantu aku berlari
Mengejar kepercayaan hati

Doaku lemah padamu. .
Pada Sang kuasa yang menunggu
Buanglah kemarahanku Tuhan
Agar aku mengerti kesulitan hidupku


COVER

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comment