Minggu, 29 Januari 2012

Puisi "Pedang Bermata Dua"

Pedang Bermata Dua

Suara pedang yang menggetarkan iman
Begitu tajam dan penuh keberanian
Tak pernah kalah oleh ketakutan
Hidup atau mati bukan suatu pilihan
Hingga Malaikat Pencabut nyawa akan diturunkan

Laksana Kuda yang berlari kencang
Pedang ini siap menghunus sang rembulan
Yang Tak siap akan tersingkirkan
Bersama mata pedang yang teralihkan
Para penyair seakan merasa dibutakan

Saat perang besar dikibarkan
Landasan Islam begitu diperjuangkan
Hingga mati pahlawan Akan bersemi
Mati indah bersama cahaya Matahari

Hingga Malam begitu gelap gulita
Agama Allah tetaplah segalanya
Pedang terakhir belum tergoreskan
Dalam luka dosa yang dipertanggung jawabkan

Hidup kita berakhir di padang pasir
Sisa sejarah yang takkan dilupakan
Pedang bermata dua sebuah jati diri
Menghapuskan dosa yang ditulis oleh setan




COVER

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comment