Masa lalu yang pernah aku hadapi, tak terasa begitu mudah kulewati. Semua cita - cita dan harapan masa kecil ku, seakan terus membekas di dalam jiwaku. Esok hari yang tak pernah cerah akan terus mengikuti perjalanan indahku, penuh tawa dan kebencian namun itu mengasyikan. Sesuatu yang akan terus membuatku hidup dan mau bermimpi. Sesuatu yang bisa memegang hatiku saat aku terbawa dalam ingatan gelap. Tanpa dirinya itu hidupku tanpa kedamaian, dan itulah engkau SAHABATKU.Engkau tau kalau aku tak sempurna, kau pun juga tau kalau aku orang yang tidak berguna. Namun kau tetap menjagaku, menolong arahku saat aku tersesat. Saat jiwaku hancur, seaakan kau juga merasakannya. Bersama kenangan indah kita, keburukan masa lalu masih teringat di pikiranku. Sahabatku seperti obat penenang jiwaku yang penuh kegilaan. Aku pun selalu berharap kita tidak akan terpisah, menjadi sepasang teman yang selalu bersama. Tak akan pernah aku merusak persahabatan kita.
Apa kau masih ingat sahabat, saat kita mengejar bayangan bersama. Saat kita saling mengajari berbagai rasa persaudaraan. Aku ingin mengulang waktu itu bersamamu, aku merindukan tangisan kecil mu, dengan senyum lebar yang membuatku tertawa. Harusnya waktu jangan cepat berlalu, aku ingin bermain lagi bersamamu, bermain lonceng masa lalu yang tak akan terulang . Kita memang pernah saling membenci, namun pada akhirnya kita tidak akan terbagi. Kenangan itu tidak akan pernah terlelap dalam jiwaku, aku yakin kita akan kembali lagi seperti dulu. SUATU HARI NANTI
Mati dalam kenangan yang tak terlupakan adalah tekad terakhirku untukmu. Berjalan di kesendirian bersama kehampaan, namun dirimu akan selalu datang membawa harapan cinta itu. Walau akan datang 1000 teman baru untukku, engkau tetap yang pertama di hatiku Sahabat. Aku rela membuang semua cintaku kepada seseorang untuk aku tukar dengan keabadian persahabatan kita. Yang akan bertahan walau kita tenggelam, akan sehati walau kita akan mati dan akan terjaga walau pasti datang masa tua.
Aku berdoa kepada Tuhanku, demi seluruh kenangan kami, aku mohon jangan pernah pisahkan aku dengan sahabatku, jangan pernah hancurkan kenanganku. Bersama tulang - tulangku aku ingin dia tau, kalau aku sudah menganggap dia sebagai keluargaku. Kucoba untuk melepasmu saat kau melepasku, kucoba menangisimu saat kau menghantammku. Agar kau tau perjuanganku untuk menjaga persahabatan ini. Dan kaulah alasanku mau hidup di Dunia ini.
"Aku akan selalu mengingatmu, walau di langit tertinggi nanti "
fauzia n.a.
BalasHapus