kejadian yang belum terungkap di Dunia memaksa sebagian orang untuk menyelesaikannya, tanpa sadar mereka juga berusaha mengubah takdir yang tak pernah dilakukannya. Kebangkitan semua kebencian belum dimulai, tapi perlombaan senjata adalah persiapannya, persiapan untuk mengakhiri semua Ras yang ada di Dunia. Pembohong mulai menggapai mimpinya, bersama keluarganya mereka mencoba mendustai ajal yang datang kepadanya. Tak ada kesungguhan tanpa diawali niat, tak akan ada yang dipecahkan sebelum ada misterinya. Tanpa sadar manusia terus berlari menjauhi waktunya, tanpa arah juga mereka mencoba membuang masa depannya. Cobalah menutup matamu saat ada lilin di depan mu, cahayanya tidak akan hilang namun tubuhnya akan mencair. Seperti itulah keyakinan manusia, saat mereka terus diam mereka tetap akan terus hidup,namun hatinya lama kelamaan akan hancur.
Waktu terus berjalan dengan arah yang ditentukan, waktu tidak pernah membuang detik - detik berharganya. Manusia yang ceroboh selalu membenci waktu, mereka berfikir akan hidup selamanya dan apa yang dia inginkan suatu saat akan datang lagi. Tapi, manusia semacam itu tidak pernah beruntung di akhir, waktu akan menghabisinya sampai sedalam rasa sedihnya. Hanya satu waktu yang kau datangi dan hanya ada 1000 ketentuan yang bisa kau hadapi. Menyerah kepada takdir dengan bunuh diri bukan sebuah solusi untuk menyelesaikan mimpi. Burung yang berdiri tak akan sanggup terbang tinggi, seperti manusia yang tidak mau berusaha dalam hidupnya.
Banjir terus menenggelamkan generasi kesehatan, yang tak mampu bertahan akan berenang, di saat itulah ketenangan paling diperlukan. Saat kutub utara mencair, beruang pun akan menangis kesakitan, merasakan panasnya dosa manusia yang mencairkan rumahnya. Suatu hari nanti tidak akan ada lagi yang mengulangi masa lalu, mengulang hanya untuk yang terjatuh di waktu yang sama. Lubang hitam akan mencampuri segala urusan, tak ada lagi maaf dan tak ada lagi cinta saat keabadian waktu juga mengikuti kegelapan.
Tak ada yang mampu mengatur waktu, waktu hanya tipuan masa depan yang saling bersangkutan. Hanya hati cerah kita yang akan menuntun
Waktu terus berjalan dengan arah yang ditentukan, waktu tidak pernah membuang detik - detik berharganya. Manusia yang ceroboh selalu membenci waktu, mereka berfikir akan hidup selamanya dan apa yang dia inginkan suatu saat akan datang lagi. Tapi, manusia semacam itu tidak pernah beruntung di akhir, waktu akan menghabisinya sampai sedalam rasa sedihnya. Hanya satu waktu yang kau datangi dan hanya ada 1000 ketentuan yang bisa kau hadapi. Menyerah kepada takdir dengan bunuh diri bukan sebuah solusi untuk menyelesaikan mimpi. Burung yang berdiri tak akan sanggup terbang tinggi, seperti manusia yang tidak mau berusaha dalam hidupnya.
Banjir terus menenggelamkan generasi kesehatan, yang tak mampu bertahan akan berenang, di saat itulah ketenangan paling diperlukan. Saat kutub utara mencair, beruang pun akan menangis kesakitan, merasakan panasnya dosa manusia yang mencairkan rumahnya. Suatu hari nanti tidak akan ada lagi yang mengulangi masa lalu, mengulang hanya untuk yang terjatuh di waktu yang sama. Lubang hitam akan mencampuri segala urusan, tak ada lagi maaf dan tak ada lagi cinta saat keabadian waktu juga mengikuti kegelapan.
Tak ada yang mampu mengatur waktu, waktu hanya tipuan masa depan yang saling bersangkutan. Hanya hati cerah kita yang akan menuntun

Tidak ada komentar:
Posting Komentar